(Terjemahan) Sentuhan Awal Mula – Lisa Suhair Majaj

Kulit bayiku serasa satin, hingga aku takut
punggung jariku merobeknya.
Aku dekatkan wajahku ke kepala lunaknya,
kusentuhkan bibirku ke lembut lekuk dahinya
yang belum terbentuk, rambutnya lepek dan lembab,
aroma kelahiran meruap darinya serupa ruap roti hangat,
basah dan manis. Aku rela terus begini,
menyentuhkan bibirku ke tubuh bayinya,
tapi rasa lapar berkata lain. Tangisnya menusukku,
menghantarkan energi melalui rahimku yang terbuka.
Susu memancar dari putingku,
saat gusinya mencubit dan menarik,
menuntut gizi dari inti diriku,
membanjiri kami dengan saripati kehidupan.
Inilah sentuhan awal mula yang kita lupakan,
sentuhan awal mula yang mencetak diri kita.
Kelak, saat putriku membuka dirinya untuk kasih yang lain,
akankah tubuhnya ingat buncahan pertama rasa cinta,
sentuhan lembut bibir dan tangan, daya hidup sederas susu,
saat kutarik tubuhnya
ke tubuhku dan menyusuinya?

(Terjemahan atas puisi “Primal Touch” karya Lisa Suhair Majaj yang merupakan puisi pasca-persalinan yang aslinya bisa dibezuk di sini).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *