Categories
puisi

Satu Jam Lagi Juga Berhenti

Saat kuraih cangkir styrofoam kopi,
french roast dan sepertiga capucino,
dari tatakan gelas di bawah panel radio,
aku suka mengira menyiram sayuran
di rumah kaca yang segar abadi.

Sampai GPS terbukti salah, dan ternyata
aku lupa menginstal update sejak lama.
Tidak pernah ada rumah kaca di sana
kita terlanjur mandek, di gurun Arizona.

“Recalculating,” kata GPS berulang kali.
Ganjil, tapi kubiarkan saja sepuasnya.
Toh satu jam lagi juga berhenti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *